Setiap hari Ayahku mencumbui api
Setiap hari Ayahku menaklukkan besi baja
Api dan baja menjadi isi tudung saji
Api dan baja menjadi pununai janji
Api dan baja menjadi lambang kegigihan Ayahku yang teruji
Tajamkan mata pisau membelah selaksa rasa bosan
Tajamkan mata pisau pemuas batin dan konsumen
Tajamkan mata pisau mengalahkan kilau pedang dari rahim mesin industri
Tajamkan mata pisau dengan kikir mengikis beban hari-hari
Hingga matahari segera berlalu
Gudam dan palu berhenti bertalu
Singkawang 16072011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar