Sabtu, 16 Juli 2011

Bangsal

Setiap hari Ayahku mencumbui api
Setiap hari Ayahku menaklukkan besi baja
Api dan baja menjadi isi tudung saji
Api dan baja menjadi pununai janji
Api dan baja menjadi lambang kegigihan Ayahku yang teruji

Tajamkan mata pisau membelah selaksa rasa bosan
Tajamkan mata pisau pemuas batin dan konsumen
Tajamkan mata pisau mengalahkan  kilau pedang dari rahim mesin industri
Tajamkan mata pisau dengan kikir mengikis beban hari-hari

Hingga matahari segera berlalu
Gudam dan palu berhenti bertalu


Singkawang 16072011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar